oleh

MUI Gelar Rapat Kerja, Makanan Di Hotel Jadi Sorotan

Editor : any Ramadhani, Penulis : Ami-Megapolitan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Makassar melangsungkan rapat kerja dalam rangka mencanangkan program untuk satu tahun kedepan.

Ketua MUI Makassar, AG Dr. KH Baharuddin mengatakan, masing-masing komisi dalam rapat kerja ini memaparkan rencana-rencananya sesuai bidang. Mulai dari komisi fatwa, ukhuwah Islamiyah, komisi da’wah dan pengembangan masyarakat Islam.

Selanjutnya komisi pendidikan dan kaderisasi, komisi pengkajian dan pengembangan, komisi hukum dan perundang-undangan, komisi pemberdayaan ekonomi syariah, komisi pemberdayaan perempuan dan anak, komisi pembinaan seni budaya, komisi kerukunan umat beragama, dan komisi komunikasi dan pemeliharaan informasi.

“Apa yang disampaikan dari masing-masing komisi tadi akan dikaji kembali untuk menghasilkan program-program berdasarkan prioritas dankebutuhan MUI,” ucap KH Baharuddin, Sabtu (15/1).

Salah satu fokus dari MUI ialah mengawal produk-produk atau makanan yang berada di Makassar. Baharuddin membeberkan bahwa sangat banyak hotel-hotel di Makassar yang melakukan penjualan makanan yang tidak terstandarisasi halal.

Olehnya itu diperlukan sinergi dengan pemerintah untuk memberikan peringatan terhadap pemilik usaha hotel yang bersangkutan.

“Di Makassar barangkali hanya beberapa hotel yang terjamin kehalalannya. Beberapa kali MUI mengeluarkan fatwa namun kurang mendapat respon. Kita harap pemerintah bisa bersama-sama untuk mengatasi ini,” harapnya. (*)