oleh

Tarik Minat Wisatawan di HUT Kota, Parepare Gelar Festival TP Paduan Budaya Tradisional dan Moderen

PAREPARE,¬†RAKYATSULSEL.CO- Salah satu langkah kreatif dan inovatif yang dilakukan Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) dalam menarik minat kunjungan wisatawan ke Kota Parepare, khususnya pada perayaan HUT Kota ke-60 adalah dengan menyelenggarakan Festival TP (Tapadallaoki’ Parepare).

Penamaan festival yang terbilang unik yang diambil dari kosakata Bahasa Bugis ‘Tapadallaoki’ Parepare (TP) diartikan ‘mari kita’ atau ‘ayo’ ke Parepare.

Pemilihan kosakata yang membentuk akronim TP juga menunjukkan singkatan nama Walikota Parepare, Taufan Pawe yang dikenal dengan sapaan TP.

Taufan Pawe adalah Walikota yang mengusung teori telapak kaki dalam menjadikan Parepare sebagai Kota Industri Tanpa Cerobong Asap.

Kepala Disporapar Parepare, Amarun Agung Hamka mengulas, penamaan festival TP atau TP Fest merupakan langkah dalam mewujudkan visi Kota Industri Tanpa Cerobong Asap melalui pilar ketiga, kepariwisataan.

Paduan bahasa Bugis dan bahasa Inggris pada penamaan TP Fest menjadi simbol, bahwa festival yang baru kali pertama digelar di Kota Parepare ini akan memadukan budaya tradisional dan moderen.

Festival ini akan diselenggarakan pada 20 hingga 26Februari di Lapangan Andi Makkasau, Parepare.

“Melalui kegiatan ini kita berharap mendatangkan banyak telapak kaki di kota Parepare sehingga menjadi Kota tujuan wisata. TP Fest adalah bagian daripada upaya kami untuk mewujudkan hal itu,”

-Amarun Agung Hamka-

 

Selain nama festival, perpaduan budaya juga ditunjukkan dengan adanya lomba kesenian dan olahraga tradisional dan moderen.

“Kita libatkan masyarakat lokal yang punya bakat seni agar lahir talenta-talenta baru di kota kita,” ujar Hamka.

Mantan Kabag Humas Pemkot Parepare itu mengatakan, bukan hanya lomba, berbagai kegiatan lain yang dapat meghibur dan mengedukasi masyarakat juga akan disajikan di TP Fest 2020, seperti live mural by animesh pro.

“Ada off road jelajah bumi Habibie juga, bike happy city tour, seminar enterpreneur. Tak kalah menghiburnya kita hadirkan penampilan band lokal serta performance artis,” detail Hamka. (*)