oleh

Gandeng Daeng Marowa, Prof Akbar Silo Segera Deklarasi

Editor : Muhammad Alief-Daerah, Pilkada, Selayar, Tokoh/Figur Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Bakal calon Kepala Daerah (Bacakada) Kepulauan Selayar Prof Akbar Silo, memastikan akan segera menggelar deklarasi untuk maju bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 23 September mendatang. Guru Besar di Universitas Cendrawasih Papua ini sekaligus akan memperkenalkan Presiden Direktur PT Prime Strategy Indonesia, Daeng Marowa sebagai pasangannya di Pilkada Selayar.

Prof Akbar Silo mengaku, dirinya mantap memilih Daeng Marowa sebagai pasangannya, karena telah melewati serangkaian pengkajian dan observasi. Salah satunya berdasarkan hasil survei terkait elektabilitas mereka jika maju berpasangan di Bumi Tana Doang.

“Berdasarkan survei yang telah dilakukan, terkait elektabilitas jika kami berpasangan sangat besar. Rencananya dalam waktu dekat, kemungkinan pertengahan Januari, kita akan perkenalkan diri (deklarasi) secara resmi di Selayar,” kata Prof Akbar Silo, Selasa (7/1).

Meski saat ini Prof Akbar Silo mengaku, belum mengantongi dukungan parpol sebagai syarat untuk bisa mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Juni mendatang, namun dirinya optimis bisa mendapatkan dan mencukupkan dukungan partai.

“Pendekatan ke partai masihdalam proses, tapi kita yakin bisa dapat dan cukup,” tuturnya.

Sementara Tim Pemenangan, Prof Akbar Silo, Winarsa Surung menambahkan, untuk partai politik saat ini masih terus dilakukan komunikasi. Kecuali PKB yang memang tak membuka penjaringan di kabupaten berjuluk Tana Doang ini.

“Ada delapan partai yang didaftar oleh Pak Prof, kecuali PKB karena memang dia tidak membuka pendaftaran,” kata Winarsa Surung.

Terkait soal belum adanya kendaraan untuk maju di Pilkada, Winarsa mengaku jika semua kandidat juga belum ada yang secara resmi mengantongi rekomendasi parpol.

Bahkan, Prof Akbar Silo sendiri masih mengikuti tahapan di partai Golkar, yang dinilai hampir pasti memberikan rekomendasi ke bakal calon bupati petahana Muh Basli Ali.

“Yang pasti pak Prof berjuang disemua partai, bahkan di Golkar beliau telah mengikuti uji kompetensi pada Desember lalu, jadi peluangnya tetap ada karena tahapannya tidak ada dia lewati,” tandasnya.