oleh

RMS Diminta Tidak Terburu-buru Tentukan Sikap Politik di Pilkada Bulukumba

Editor : doelbeckz-Pilkada, Pilkada Bulukumba-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr Abdi, mengomentari situasi politik jelang tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bulukumba, Selasa (31/12).

Menanggapi isu yang beredar terkait adanya keinginan Ketua DPD Partai Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS) mempaketkan H Askar dan Tomy Satria Yulianto di Pilkada Bulukumba, Abdi mengatakan, dalam urusan paket 01 atau 02 bupati/wakil bupati tidak boleh terkesan terburu-buru atau semata-mata pertimbangan kepentingan orang-orang tertentu dan kekuatan individu bakal calon saja.

Ingat, elektabilitas yang harus berakhir pada kemenangan adalah tujuan akhir kontestasi pilkada. Perlu diketahui, dalam suatu eskalasi pemilu langsung, ada dua tipikal calon, yaitu tipe legislator calon yang sudah termindset dalam pikiran publik sebagai seseorang lebih cocok sebagai anggota DPR/DPRD atau Senator yang bekerjanya sebagai repsentasi rakyat pada aspek perencanaan, pembuat aturan atau pengawasan dan selanjutnya adalah tipe eksekutif dimana calon yang memiliki elektabilitas sebagai eksekutor di pemerintahan atau orang yang mempunyai talenta mengeksekusi hasil-hasil ketetapan yang tertuang dalam APBN/APBD.

“Biasanya mereka ini mempunyai pengalaman dan karier dalam pemerintahan sebelumnya yang cukup lama dan berhasil,” jelasnya.

Abdi mengatakan, jadi dalam memasangkan pasangan calon bupati/ wakil bupati, harus mempertimbangkan semua faktor terutama variabel-variabel kemenangannya.

Diketahui, lembaga survei saat ini juga masih menempatkan Tomy Satria di posisi teratas disertai dengan data yang akurat bahkan juga prestasti Tomy Satria bersama Sukri Sappewali di pemerintahan ini menjadi penunjang keberhasilan di suatu daerah.

“Menurut hemat saya ini harus menjadi pertimbangan yang matang sebelum menentukan sikap,” ungkapnya. (****)