oleh

Hari Jadi Bantaeng ke – 765, Ilham Azikin Komitmen “Selangkah Lebih Maju”

Iskanto and Jejeth-Bantaeng, Daerah, Pemerintahan-

BANTAENG, RAKYATSULSEL.CO – Memasuki usia 765 tahun, Kabupaten Bantaeng kembali membuktikan eksistensinya dengan menghadirkan tema “Selangkah Lebih Jaya”. Puncak peringatan Hari Jadi Bantaeng (HJB) dipusatkan di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Sabtu (7/12).

Hari Jadi Bantaeng ke-765 tahun yang jatuh tepat pada 7 Desember 2019 ini membuktikan, Butta Toa telah menjadi daerah yang semakin jaya, maju dan berkembang. Warga pun turut merasakan kebahagiaan merayakan HJB melalui berbagai rangkaian acara yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Diiringi Parabana Baji Ati Bate Balla Desa Lumpangang, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah didampingi Bupati Bantaeng, Ilhamsyah Azikin, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen Surawahadi, Danrem 141 Todoppuli, Kolonel Inf. Suwarno, Ketua TP. PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti, Ketua DPRD Bantaeng, Hamsyah Ahmad para unsur Forkopimda, berjalan melakukan pawai dari Rumah Jabatan Bupati Bantaeng menuju Gedung Balai Kartini.

Tema “Selangkah Lebih Jaya”, memiliki makna setiap tahun Kabupaten Bantaeng berkomitmen membuat perubahan yang bersifat konstruktif di bidang pembangunan sehingga masyarakat semakin sejahtera dan jaya.

Bupati Bantaeng, Ilhamsyah Azikin dalam sambutannya mengatakan, sejak dilantik pada tanggal 26 September 2018, pemerintah senantiasa berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan. Dapat dilihat dengan berfungsinya sentra pengolahan kopi di Banyorang yang dilaunching pada tanggal 1 Desember 2019. Kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalamĀ  pengembangan Technopark juga terus berlanjut, telah dibenahi bangunan kantor yang siap dilaunching.

Ilhamsyah Azikin menyampaikan, pemerintah pada tahun ini telah melaksanakan beberapa program unggulan, diantaranya program pemberian seragam sekolah kepada 11.058 siswa tingkat TK, SD dan SMP. Bantuan modal penyiapan kerja berbasis dusun dan RW, Program penyiapan asuransi pertanian dan nelayan.

“Tahun anggaran 2019 pemerintah telah membangun infrastruktur berupa penyiapaan Kantor Mall Pelayanan Publik. Kantor ini akan melayani 99 layanan, 82 layanan daerah dan 17 jenis layanan pemerintah pusat, bekerjasama dengan 12 instansi vertikal dan BUMN. Seluruh kebutuhan masyarakat akan terlayani dan selesai di satu tempat. Juga pembangunan RSUD Banyorang yang melayani tiga kecamatan yakni Tompobulu, Gantarangkeke dan sebagin daerah Pa’jukukang. Yang mana semakin mendekatkan pemberian layanan dasar di bidang kesehatan,” kata dia.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengucapkan selamat ulang tahun kepada Pemerintah dan seluruh masyarakat Bantaeng.

“Harapan kita tentu harus semakin bersinergi. Pemerintah Provinsi tentu akan mensupport penuh seluruh daerah di Sulsel. Saya sangat bahagia dan bangga bisa kembali lagi ke Bantaeng untuk terus menjalin silaturrahim. Saya ingin Bantaeng menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di bagian Selatan, maka dari itu kita harus jaga kekompakan, jangan saling merendahkan. Tahun ini kami memberikan kado sebesar 26 miliar untuk Kabupaten Bantaeng, dengan harapan daerah ini akan terus mencetak inovasi-inovasi baru,” kata eks Bupati Bantaeng dua periode itu.

Pada kesempatan itu, dilakukan pula penandatanganan prasasti Gedung Sentra IKM Pengolahan Kopi dan RSUD Banyorang Kabupaten Bantaeng oleh Gubernur Sulsel.

Kemudian penandatanganan Prasasti UPTD Technopark oleh Bupati Bantaeng. Juga penandatanganan sejumlah MoU antara Pemkab Bantaeng dengan Rumah Tahanan Klas II B Bantaeng, Polres Bantaeng, Kantor Wilayah Dirjen Pajak Sulselbar dan Tenggara, Pertanahan Nasional, PT. Bank Sulselbar, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Serta pemyerahan CSR berupa dua unit motor penyiram tanaman dari Bank Sulselbar diserahkan Gubernur Sulsel kepada Bupati Bantaeng. Diserahkan pula penghargaan kepada tokoh bidang pendidikan, tokoh agama, tokoh budayawan, tokoh perempuan, ASN teladan, tokoh wirausaha, dan petugas kebersihan.

Penghargaan program Kompak, program Keluarga Harapan, bantuan modal berbasis Dusun dan RW, bantuam seragam sekolah dan bantuan pendidikan, asuransi pertanian, peternakan dan perikanan, serta penghargaan Kepala Desa berprestasi. (*)