oleh

Dorong Percepatan Akses Keuangan, OJK Lakukan Program Kemitraan

Editor : Sofyan Basri, Penulis : Irawati-Berita, Ekonomi & Bisnis, Keuangan-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Otoritas Jasa Keuangan Regional 6 Sulawesi Maluku berupaya meningkatkan kinerja. Salah satunya dengan menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan.

Kepala OJK Regional 6 Sulawesi Maluku dan Papua Zulmi, mengatakan dalam melaksanakan fungsi dan tugas tentunya OJK selalu berkolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga vertikal, dan industri jasa keuangan.

“Kolaborasi itu diwujudkan dalam bentuk tim kerja maupun forum yang memiliki tujuan yang sama untuk meningkatkan literasi, inklusi, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Zulmi, Kamis (21/11) kemarin.

Dalam mendorong percepatan akses keuangan, pihaknya telah membentuk Tim Percepatan Akses Keuangan baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Sulsel.

“Salah satu program unggulan TPAKD dalam mendorong percepatan akses keuangan yaitu berupa pola kemitraan inti plasma sektor perikanan komoditas ikan terbang, dimana terdapat perusahaan inti yaitu CV Indah Sari yang bertindak sebagai avalist bagi para nelayan binaan,” jelasnya.

Ia mengatakan hingga saat ini total penyaluran kredit kepada194 nelayan binaan dengan total penyaluran kredit Rp.9,7 milir dengan NPL 0 persen.

Di samping itu, kata Zulmi, para nelayan memperoleh fasilitas asuransi jiwa dari PT Asuransi Jasindo. Hal dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan nelayan dimana sebelumnya para nelayan meminjam dari rentenir dan menjual hasil tangkapannya kepada para rentenir dengan harga jual 50 persen dari harga pasar.

“Program ini menghantarkan TPAKD Provinsi Sulsel menjadi salah satu nominasi TPAKD Award tingkat nasional,” ujarnya.

Pola kemitraan serupa telah diperluas ke komoditas lain yaitu komoditas singkong di Gowa dan akan terus diperluas pada komoditas unggulan di daerah-daerah lainnya. (*)