oleh

Dosen UNM Bina Petani untuk Kelola Hasil Perkebunan

Editor : Sofyan Basri, Penulis : Qurniawan-Enrekang-

ENREKANG, RAKYATSULSEL.CO – Dosen Universitas Negeri Makassar melakukan kegiatan penerapan teknologi tepat guna kepada masyarakat tentang pengeolahan hasil perkebunan di Desa Karueng, Senin (9/9) lalu. Mereka adalah Amal. M.Si, Ph.D, Dr. Erman Syarif, S.Pd, M.Pd, dan Uca, S.Si, M.P, Ph.D.

Ketua Tim, Amal mengatakan bahwa tanaman perkebunan seperti kopi dan bawang merah merupakan jenis tanaman yang sangat melimpah di Enrekang.

“Kopi dan bawang merah ini dapat diolah menjadi berbagai produk yang tahan lama dan bernilai jual tinggi misalnya dengan mengolah bawang merah menjadi keripik bawang, bawang goreng yang renyah, juga olahan biji kopi menjadi kopi sangrai dan kopi bubuk yang harum.” kata Amal.

Menurutnya, ketersediaan sumber daya manusia pada kelompok masyarakat yang aktif dapat dibina, diberikan pelatihan dan pendampingan sehingga dapat menjadikan produksi tanaman kopi dan bawang merah menjadi sebuah home industri lokal.

“Dperlukan sentuhan teknologi tepat guna ke masyarakat sehingga mereka dapat berkreasi sesuai dengan kebutuhan usai mengikuti kegiatan penerapan teknologi tepat guna yang kita berikan,” ucapnya.

Ia mengaku bahwa kegiatan ini terlaksana berkat hasil kerjasama antara Kemenristek Dikti bersama UNM dan dari mitra atau kelompok masyarakat yang ada di Kabupaten Enrekang.

“Kegiatan ini merupakan tahap awal dan berikutnya adalah pelatihan dan pendampingan penggunaan alat/mesin sederhana seperti paket alat untuk pembuatan bawang goreng yang terkemas dan siap dijual ke pasar dan juga mesin bubuk dan sangrai kopi sampai dikemas dan siap dijual ke pasar,” pungkasnya. (*)