oleh

Accora Bulang ri Batubassi Maros Siap Digelar

Editor : Sofyan Basri, Penulis : Ikbal-Maros-

MAROS, RAKYATSULSEL.CO – Lembaga Badik Celebes (LBC) Maros bersama Lembaga Adat Batubassi, UPT Museum, dan Dinas Budaya dan Pariwisata Maros akan menggelar event kebudayaan Accora Bulang ri Batubassi di Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Maros.

Ketua Panitia, Daeng Ramma’ mengatakan berbagai agenda kebudayaan dan pagelaran seni akan dilaksanakan pada event nantinya. Seperti pameran bilah pusaka, kemah budaya, kirab budaya, dan pelantikan ketua lembaga adat Batubassi.

“Ada juga pentas seni dan teater, bazar kue tradisional, seminar budaya, deklarasi jaga budaya, attompang bersama, akkawaru tedong, anganre kappara, kunjungan situs Batubassi, kunjungan wisata, dan accora bulang,” kata Daeng Ramma’.

Ia mengatakan kegiatan Accora Bulang ri Batubassi ini akan digelar 13-17 September 2019 mendatang. Konsepnya, kata dia, akan dilakukan disalah satu areal yang didesain untuk kembali ke masa lalu dan suguhan makanan tradisional.

“Pakaian harus ada identitas budaya didalamnya, kita akan siapkan songkok dan sarung untuk dipakai, alas kaki pun harus dibuka, konsep inilah yang membuat kami yakin bahwa para pengunjung akan merasa bernostalgia ke jaman dulu,” jelasnya.

Untuk event kirab budaya, ia menjelaskan kirab budaya terdiri dari dokar yang ditumpangi oleh Karaeng Turikale, Karaeng Marusu dan beberapa tamu undangan yang hadir.

Kemudian, ada pasukan kuda, pasukan tombak dan rombongan kirab lainnya dengan pakaian adat. Ia berharap, event ini bisa dilirik oleh pemerintah daerah maupun pusat, agar ini bisa menjadi event tahunan.

“Semoga Pak Dirjen Kebudayaan bisa hadir, kami masih terus komunikasi, selain mengikuti kirab dan membuka acara, kita juga akan memberikan gelar kehormatan kepada beliau, tentu kami bersama panitia masih terus melakukan pemantapan kesiapan yang tersisa beberapa hari lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Majelis Tinggi Badik Celebes Maros, S Muhammad Danial Assagaf mengungkapkan apresiasi kepada semua anak muda yang terlibat dalam event ini.

“Ini menyangkut silaturrahim, juga jadi ajang pembelajaran bagi generasi sebagai pelopor pelestarian budaya, ada banyak hal yang bisa kita temukan dalam event ini, semoga kegiatan ini berjalan lancar,” katanya. (*)