oleh

PDIP Start Duluan

Editor : doelbeckz-HL, Pilkada, Pilwalkot Makassar, Politik-

Buka Penjaringan Calon Wali Kota

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bergerak cepat menghadapi Pilkada serentak 2020 mendatang.

Di Makassar, partai besutan Megawati Soekarnoputri tersebut sudah membuka pendaftaran calon wali kota yang akan diusung pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2020 mendatang. Partai berlambang banteng tersebut menjadi parpol pertama yang telah membuka pendaftaran.

Ketua PDIP Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mengatakan, penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota dilakukan mulai 5 hingga 14 September 2019.
“Dari DPP kita hanya diberikan waktu hingga 14 September,” ujar Andi Suhada diberitakan Harian Rakyat Sulsel, Jumat (6/9/2019).

Berbeda saat Pilkada sebelumnya, dimana PDIP menggunakan sistem penjaringan dengan cara “jemput bola” atau mendatangi langsung kandidat bakal calon wali kota, namun Pilkada 2020 kandidat yang membutuhkan rekomendasi PDIP harus datang langsung mengambil formulir di Kantor PDIP Kota Makassar.

Menurutnya, dengan raihan enam kursi di DPRD Makassar, PDIP akan menjadi partai rebutan dari sejumlah kandidat. “Kami sangat yakin jika banyak kandidat yang berminat untuk mengendarai PDIP karena raihan kursi PDIP di DPRD Makassar sangat signifikan dengan jumlah enam kursi,” ucap Andi Suhada.

Dalam pengambilan formulir, kata dia, kandidat bisa diwakili. “Tapi saat pengembalian kandidat harus datang sendiri,” jelasnya.

Andi Suhada menegaskan tak ingin tak ingin lagi kecolongan atau malu karena kalah seperti saat Pilwalkot Makassar 2018 lalu saat mengusung Munafri Arifuddin-Andi Rachamatika Dewi.

“Kami mengacu pada Pilwalkot 2018, kita harus hati-hati. Kita tidak ingin kecelakaan politik terulang kembali seperti kotak kosong menang di Pilwalkot lalu,” ucap Suhada.

Menurut Caleg terpilih DPRD Kota Makassar tersebut, Pilwalkot 2018 lalu adalah pembelajaran baginya dalam memberikan rekomendasi.

Ketua Bappilu DPC PDIP Kota Makassar, Raisul Jaiz setelah melakukan penjaringan, kemudian akan dilakukan fit and propert test oleh. “Kita hanya melakukan penjaringan hingga tanggap 14 September dan teknisnya ada di DPD, dia yang akan melakukan pemanggilan untuk melakukan fit and proper test dan DPP eksekotor (mengelurkan rekomendasi),” tutur Rais.

Adapun jadwal fit and propert tes akan berlangsung pada 15 sampai 19 September, selanjutnya DPD akan melakukan rapat pleno penetapan kandidat mulai 20 hingga 22 September. “Fit and propert tes akan berlangsung pada 15 sampai 19 September,” jelasnya. (****)