oleh

TTG Diharap Jadi Momen Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Editor : Sofyan Basri-Sinjai-

SINJAI, RAKYATSULSEL.CO – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sinjai, Yuhadi Samad berharap agar pagelaran Teknologi Tepat Guna (TTG) yang akan diadakan di Provinsi Bengkulu 21-25 September mendatang dapat dijadikan momentum bagi Kabupaten Sinjai untuk menggerakan ekonomi kerakyatan.

Pasalnya, hasil karya masyarakat Sinjai diharapkan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat khususnya di pedesaan. Ini tidak terlepas dari arahan bapak Bupati Sinjai, A Seto Gadista Asapa yang tentunya searah dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Menurut Yuhadi, persiapan Kabupaten Sinjai ikut pada even tahunan ini menampilkan satu alat penyulingan sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM). Alat ini merupakan buah tangan pemuda Desa Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah di bawah asuhan Sirman.

“Berdasarkan hasil rapat di tingkat provinsi Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu untuk Kabupaten Sinjai alat penyulingan sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) di dorong untuk masuk bursa pada ajang tekhnologi tepat guna di Bengkulu. Alat milik pengelola BUMDes Pattongko, Kecamatan Sinjai Tengah, ini pun telah di uji coba, Kamis 29 Aguatus kemarin di halaman Kantor Desa Pattongko,” kata Yuhadi, Jumat (30/8).

Terobosan baru Pemerintah Kabupaten Sinjai sebagai peserta Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Nasional ke XXI Tahun ini di Provinsi Bengkulu bukan sekedar isapan jempol. Dari hasil penyulingan sampah plastiknya bisa menghasilkan tiga jenis bahan bakar minyak sekaligus.

“Hasilnya mencengangkan, dari tiga Kilogram bahan baku sampah plastik yang dimasukkan ke alat penyulingan generasi ketiga tersebut, mampu menghasilkan 2 setengah botol BBM yang terbagi jenis solar 1 botol, minyak tanah 1 botol dan bensin 1/2 botol,” ungkap Yuhadi.

Sementara, Sekretaris Dinas PMD, Haeruddin pun merasa kagum atas kreativitas yang di ciptakan oleh Pemuda Pattongko.

“Ini peluang besar untuk mengenalkan dan memasarkan hasil karya masyarakat Sinjai sehingga kedepan hasil produksi yang dihasilkan alat penyulingan lebih baik lagi. Dalam waktu dekat alatnya akan kita bawa ke Makassar untuk di kirim ke Bengkulu karena kita juga sudah memesan satu Boot untuk Sinjai di TTG nanti,” tandas Haeruddin.

Selain Kabupaten Sinjai, enam kabupaten/kota yang mewakili Sulawesi Selatan pada pelaksanaan TTG tahun 2019 masing-masing Kota Makassar, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Kabupaten Maros, Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Luwu Timur. (*)