oleh

Aroma Korupsi, Polda Didesak Telusuri Tambang Ilegal di Maros

Editor : Iskanto, Penulis : Sugihartono-Hukum, Kasus Korupsi, Maros-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Aroma Korupsi dalam aktivitas penambangan galian c di Kabupaten Maros menguat. Polisi diminta tak hanya memberikan sanksi adminstrasi, melainkan menelesuri indikasi korupsi dalam kasus ini.

Desakan itu tak hanya berasal dari pegiat anti korupsi, melainkan juga beberapa akademisi hukum yang ada di Sulawesi Selatan. Meraka mengatakan potensi kerugian negara dalam kasus tambang galian c itu cukup kuat.

Akademisi yang juga merupakan Dosen Hukum di Universitas UKI Paulus, Jermias Rersina mengatakan didalam kebijakan tambang yang berkaitan dengan zona tambang, pemerintah setempat wajib mengetahui masalah ataupun kegiatan yang masuk dalam wilayah kepemerintahannya.

“Sekalipun kewenangan itu ada pada pemerintah provinsi, karena zona atau area penambangan itu ada pada pemerintah kabupaten maros. Maka setidak – tidaknya pemerintah Kabupaten Maros mengetahui aktivitas tambang galian c tersebut,” kata Jermias Rersina, Minggu (25/8)

Berdasarkan data penyelidikan kepolisian yang menyebutkan aktivitas tambang ilegal sudah sejak lama terjadi di Kabupaten Maros. Jermias mengatakan sangat tidak masuk akal bila pemerintah Kabupaten Maros tidak mengetahui aktivitas pertambangan yang terjadi didaerah itu.

“Dan persoalan dalam praktek ilegal tambang yang begitu cukup lama, disitu sudah sangat, atau berpotensi. Bukan lagi berpotensi melainkan sudah realitas ada kerugian negara dalam kegiatan itu,” jelasnya.

Kerugian negara itulah kata Jermias menjadi pintu masuk pihak kepolisian untuk mengusut ada tidaknyak unsur pidana korupsi dalam kegiatan tersebut.