oleh

DPRD Desak Bupati untuk Definitifkan Direktur RSUD Bulukumba

Editor : Sofyan Basri, Penulis : Salahuddin-Bulukumba-

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba telah dipimpin selama tiga tahun oleh direktur dengan status Pelaksana Tugas (Plt) yakni dr Abdul Radjab.

Penunjukan, dr Abdul Radjab, sebagai Plt Direktur RSUD Bulukumba pasca Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Andi Sukri Sappewali-Tomy Satria Yulianto dilantik pada Februari 2016 lalu.

Untuk itu, pihak DPRD Bulukumba meminta kepada pemerintah untuk segera mendefitifkan posisi tersebut. Hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Bulukumba, HA Hamzah Pangki.

Ia mengingatkan hasil konsultasi DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba dikantor Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI agar RSUD Bulukumba tidak lagi dijabat pejabat berstatus Plt.

“Sesuai dengan aturan, pejabat Plt bisa menjabat sampai enam bulan. Setelah itu, boleh diperpanjang tiga bulan,” kata Hamzah.

Sementara, kata dia, Direktur RSUD Bulukumba sudah dijabat oleh dr Abdul Radjab lebih dari tiga tahun. “Maka dari itu kami mendesak kepada Pemkab untuk segera mendefinitifkan Direktur RSUD Bulukumba,” pungkasnya. (*)