oleh

Bupati Sidrap Panen Padi di Pitu Riase

Editor : Sofyan Basri, Penulis : wawan-Sidrap-

SIDRAP, RAKYATSULSEL.CO – Bupati Sidrap, H Dollah Mando menghadiri Temu Lapang dan Panen Padi Gogo di Kelurahan Baru, Kecamatan Pitu Riase, Selasa (13/8).

Panen dilakukan pada Demontration Plot (Demplot) yang dikelola langsung oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan itu dihadiri Kepala BPTP Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Sulsel, Abdul Wahid, serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Sulsel.

Turut hadir, Kabid Tanaman Pangan DPKPP Sidrap Hj Nurlela, Sekcam Pitu Riase Jemmy Harun, aparat desa/kelurahan, penyuluh pertanian, anggota kelompok tani dan masyarakat setempat.

Kepala BPTP Balitbangtan Sulsel, Abdul Wahid mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan produksi jenis padi gogo atau padi untuk lahan kering.

“Saya kira ini untuk mendukung swasembada berkelanjutan khususnya di Kabupaten Sidrap,” kata Abdul Wahid.

Ia menambahkan lahan kering masih banyak, sehingga budidaya jenis padi gogo dapat terus dikembangkan. “Ini perlu untuk dikembangkan karena masih banyak lahan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sidrap, H Dollah Mando berharap kegiatan tersebut akan menjadi gambaran potensi budidaya padi gogo kepada masyarakat Sidrap.

“Ini akan menjadi percontohan atau pusat budidaya padi gogo yang bisa diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Sidrap,” kata Dollah.

Selain panen, pada kegiatan ini juga diberikan penjelasan mengenai teknis budidaya padi gogo dengan teknologi Larikan Gogo (Largo) super yang dibawakan oleh Prof Dr Sahardi.

Untuk diketahui, berdasar hasil ubinan, panen menggunakan padi varietas Inpago 9 itu menghasilkan sekitar 8 ton per hektar. (*)