oleh

Golkar Belum Massif Jaring Cakada

Editor : Iskanto, Penulis : Fahrullah-Partai, Pilkada, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar belum membentuk tim penjaringan untuk Calon Kepala Daerah (Cakada) yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang.

Padahal tim penjaringan Cakada pada DPD I Partai Golkar Sulsel telah dibentuk pasca Musyawarah Daerah (Musda) IX Golkar Sulsel beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Penjaringan Cakada DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid tidak menepis bahwa pihaknya memang belum masif mengintruksikan DPD II Golkar kabupaten/kota untuk membentuk tim penjaringan. Alasannya, pihaknya masih sibuk mengurus Sidang Hak Angket di DPRD Sulsel.

“Jadi kita sudah bentuk Tim 9. Nanti mungkin akhir bulan Agustus atau awal September kita sudah buka pendaftaran untuk seleksi calon pada 12 kabupaten/kota. Selesai sidang Hak Angket saya akan kembali ke partai untuk bekerja,” kata Kadir.

Namun demikian, Ketua Komisi E ini menegaskan agar sedianya tim penjaringan Cakada di daerah bersifat terbuka. Yakni dengan mempersilakan kader maupun non kader untuk mendaftar dan bersaing.

“Kita ingin pengurus di daerah menjaring sebanyak-banyaknya dan setelah itu tim bekerja melakukan wawancara. Kita akan panggil dan kita dengarkan bagaimana komitmennya dengan Golkar. Kalau dia berkomitmen memenangkan seluruh pertarungan politik, kita akan lanjutkan,” pungkasnya.

Ketua DPD II Golkar Maros, Patarai Amir membenarkan hal ini. Ia beralasan belum dibentuknya tim penjaringan Cakada di Maros karena pengurus baru merampungkan nama-nama unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Tim penjaringan Cakada belum kami laksanakan, memang sudah ada instruksi untuk membentuk tim penjaringan tapi belum kami lakukan. Kami sibuk dulu mengurus unsur pimpinan DPRD,” kata Patarai Amir.

Namun demikian, pihaknya telah diintruksikan untuk membentuk tim penjaringan Cakada di Maros dalam waktu dekat. “Belum ada timnya, tapi sudah ada intruksi untuk membentuk tim penjaringan. Selesai pelantikan, baru saya bentuk tim penjaringan Cakada,” tegasnya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Gowa, Hoist Bachtiar mengatakan belum dibentuknya tim penjaringan Cakada karena DPD I terlebih dahulu fokus merampungkan daftar nama unsur pimpinan DPRD. Menurutnya, orang-orang pada tim seleksi pimpinan DPRD tidak berbeda jauh dengan tim 9 penjaringan Cakada.

“Kita nunggu petunjuk pelaksanaan, kelihatannya dari dua tim yang dibuat penjaringan Pilkada dan unsur pimpinan dewan, kelihatannya dewan yang diporsir dulu. Karena sudah ada beberapa daerah yang mau pelantikan. Jadi mereka mau selesaikan itu dulu” jelasnya.

Meski begitu, anggota DPRD Sulsel ini mengatakan pembentukan tim penjaringan Cakada tidak lama lagi. Karena perampungan unsur pimpinan DPRD kabupaten/kota bakal rampung pekan ini.

“Jadi itu dulu kita didahulukan, mungkin setelah rampung ini semua baru kita mulai jaring calon yang akan kita usung di Pilkada. Yang penting selesaimi dulu tugasnya tim seleksi DPRD. Selesai pelantikan DPRD baru kita bentuk,” paparnya.

Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Hamzah Pangki mengatakan hal sama. Ia mengaku pihaknya juga tengah menunggu intruksi dari Tim 9 penjaringan Cakada untuk membentuk tim penjaringan di Butta Panrita Lopi.

“Kita belum terima surat ini untuk pembentukan tim. Karena DPD I itu sementara sibuk mengurus nama-nama unsur pimpinan DPRD di daerah. Jadi mungkin selesai itu, baru kita bergerak,” kata Hamzah. (*)