oleh

Diusung di Pilkada 2020, Komandan Parpol Bukan Jaminan

Editor : Iskanto, Suryadi, Penulis : Armansyah-HL, Pilkada, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 kian dekat. Figu-figur yang berniat maju pada pesta demokrasi lima tahunan itu terus bermunculan. Ironisnya, posisi ketua partai politik (Parpol) pada 12 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada bukan jaminan untuk diusung.

Sekretaris PDIP Sulsel, Rudy Piter Goni menegaskan, jika PDIP dalam mengusung calon tidak memandang posisi ketua. Menurutnya, jika kader dianggap berkompeten dan punya elektabilitas tinggi maka dialah yang akan diusung.”Jadi bukan dilihat pada jabatan, kalau usungan kita banyak faktor, elektabilitas, popularitas serta tingkat pengenalan di masyarakat,” ujarnya.

Anggota DPRD Sulsel itu mengaku belum menentukan siapa-siapa yang akan diusung di Pilkada serentak 2020. “Hal ini akan disesuaikan dengan tahapan dari KPU. Jadi kita belum petakan nama-nama yang akan diusung,” jelasnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Demokrat Sulsel, Ni’matullah. Wakil Ketua DPRD Sulsel itu menegaskan jika ketua parpol dan pengurus punya peluang yang sama untuk diusung. “Ketua atau pengurus lainnya semua berpeluang. Yang jelas kita prioritaskan kader,” katanya.

Saat ini, kata dia, pihaknya juga belum menentukan kapan akan melakukan penjaringan untuk mencari calon kepala daerah yang akan diusung. “Belum ada jadwal penjaringan karena masih menunggu tahapan resmi dari KPU,” jelasnya.

Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Abdillah Natsir mengatakan jika partainya membuka peluang bagi siapapun bakal calon kepala daerah yang ingin mengendarai partai berlambang pohon beringin itu.

Abdillah Natsir menjelaskan, baik kader maupun non kader Golkar memiliki peluang yang sama. “Semua masih berpeluang untuk diusung. Golkar akan membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin maju sepanjang tujuannya untuk kemajuan daerah,” kata Abdillah Natsir.