oleh

Usai Bertemu Kajari, Ini Penjelasan Legislator Soal Kasus Penjualan Tahura

Editor : Iskanto, Penulis : Salahuddin-Bulukumba, Pemerintahan-

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Komisi C DPRD Bulukumba telah menemui Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bulukumba, Muh Ikhzan. Hal itu terkait penuntasan kasus penjualan lahan Taman Hutan Raya (Tahura) di Kecamatan Bontobahari. Ketua Komisi C DPRD Bulukumba, H Patudangi Azis mengakui Kejaksaan belum menetapkan tersangka dalam kasus penjualan lahan tahura.

Hal itu lantaran belum ada hasil audit kerugian negara dari BPKP. Sementara itu, BPKP sendiri tidak mengeluarkan hasil audit karena Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) tidak menemukan kerugian negara. “Lahan tahura yang sudah dijual masih utuh sampai saat ini. Karenanya, tidak ada kerugian negara, itu pernyataan BPKH ke Kejaksaan,” kata Patudangi Azis.

Legislator Komisi C meminta kejaksaan tidak menerima begitu saja. Patudangi mengingatkan sudah terjadi penjualan lahan tahura yang dibuktikan dengan akta jual beli asli yang disita Kejaksaan serta bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan. Legislator Komisi C yang menemui Kejari Bulukumba adalah Syarifuddin (Nasdem), Rudi Wahyudi (PAN), serta Ahmad Sultan (PBB).(*)