oleh

Dulu Populer, Obyek Wisata Bitaria Kassi Kini Dilupakan Pemerintah

Editor : Iskanto, Penulis : Jejeth-Jeneponto, Parawisata-

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.CO – Wisata Permandian Birtaria Kassi yang merupakan satu satunya objek wisata andalan masyarakat Kabupaten Jeneponto yang ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah, di era tahun 1999 hingga 2002 silam.

Kini, Birtaria Kassi tidak lagi menjadi destinasi terpopuler, bahkan sudah hampir terlupakan. Objek Wisata Birtaria Kassi, berlokasi di Kampung Kassi, Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.

Kini Birtaria Kassi sering disalah gunakan menjadi tempat maksiat bahkan jadi tempat makan ternak warga.

Di Birtaria Kassi dilengkapi fasilitas lima villa penginapan, WC umum dan tiga kolam renang. Namun sangat disayangkan sekarang nampak kumuh dan dipenuhi sampah.

Padahal, dulu lokasi ini menjadi tempat favorit pertama di Jeneponto. Bahkan sering pula dikunjungi wisatawan mancanegara.

Ada pula masjid, kantor, dan dekat dengan pantai. Bahkan, wisata yang nampak rindang itu, juga dilengkapi dengan lapangan tenis.

Obyek wisata ini tepat berada dibibir pantai berpasir putih yang dilengkapi dermaga. Ada dua jenis air disana, ada air laut dan air tawar yang bersumber dari bawah akar pohon.

Pohon besar dan rindang akan menyambut setiap pengunjung yang datang. Salah satu penjaga, Daeng Sewang, memgatakan sudahbeberapa tahun obyek wisata ini sudah tidak dibenahi.

“Saya tidak tahu apa alasannya, pengunjung juga sudah sangat sepi yang datang. Padahal, dahulu wisata ini paling ramai, indah, dan terkenal,” katanya, Kamis (11/7).

Obyek wisata yang dulu begitu populer ini bagaikan lahan tidur dan nampak angker. Lantas apa yang menjadi kendala dengan obyek wisata Birtaria Kassi yang sangat memilukan ini ?.

Di tempat terpisah, Kepala bidang pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto, Ernawati mengatakan selama ini tidak dianggarkan dana APBD.

“Nanti pada saat sekarang masyarakat Jeneponto mulai sadar bahwa ternyata parawisata itu bagus,” katanya.

Kata dia, orang Jeneponto mulai menyadari bahwa parawisata itu ujung tombak pembangunan.

Ia mengaku, destinasi Birtaria Kassi telah di kontrak selama 28 tahun. Kontraknya berakhir pada tahun 2026 yang akan datang.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jeneponto, Elly Isriani mengaku tidak tahu menahu terkait kondisi destinasi Birtaria Kassi.

“Saya tidak tahu itu, karena saya baru beberapa hari menjabat sebagai Kadis Parawisata,” singkatnya. (*)