oleh

Walikota Risma Siap Dipanggil Kejati Jatim dalam Kasus Mega Korupsi YKP

SURABAYA, RAKYATSULSEL.CO – Pengembangan kasus korupsi di tubuh Yayasan Kas Pembangunan dan PT YEKAPE terus dilakukan. Walikota Surabaya Tri Rismaharini pun disebut berpeluang untuk dimintai keterangan olehh Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jatim.

Terkait hal tersebut, Kabag Humas Pemkot Surabaya M Fikser mengaku atasannya itu siap untuk dipanggil dan dimintai keterangan dalam kasus korupsi itu.

“Pasti meminta keterangan ada pemanggilan sebagai saksi. Tentunya proses ini Walikota dalam hal ini pemerintah kota kita siap. Tapi nanti perkembangan Ibu (Tri Rismaharini) waktunya dan lain-lain nanti kami laporkan, kita komunikasikan,” kata Fikser seperti dilansir dari Kantor Berita RMOLJatim, Rabu (19/6).

Hanya saja, Fikser mengaku harus menjadwalkan terlebih dahulu terkait pemanggilan itu. Sebab dalam minggu ini Risma sedang melakukan kunjungan kerja ke luar pulau.

“Artinya nanti kehadiran Ibu (Risma) seperti apa. Kita nanti konfirmasikan lagi. Hari Rabu besok sampai Kamis beliau masih di Palu. Ini yang kita belum tahu ya, nanti kita konfirmasi lagi,” jelasnya.

Menurut Fikser, pihaknya juga telah menyusun skenario apabila Kejati Jatim memerlukan keterangan sementara Risma tidak berada di Surabaya. Skenarionya adalah Risma akan segera mendelegasikan kepada stake holder yang biasa bergelut dengan perkara yang menyangkut urusan dengan Pemkot Surabaya.

“Belum tahu beliau hadir apa tidak. Kalau masih seperti yang bisa disampaikan tentu kita ikuti arahnya seperti apa. Kita punya bagian hukum yang menangani kasus,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Fikser mengaku belum mengetahui siapa saja pejabat Pemkot Surabaya yang telah diperiksa Kejati Jatim dalam kasus ini.

“Saya belum tahu ya pejabat mana saja yang dipanggil. Sampai saat ini kita (Pemkot Surabaya) yang diperiksa belum tahu persis,” pungkasnya.