oleh

Pemilik SPBU Kecewa, Pegawai Pertamina Sidak Mirip Preman

Editor : doelbeckz-Daerah-

BULUKUMBA, RAKYATSULSEL.CO – Pemilik SPBU Ahmad Yani di Kabupaten Bulukumba kecewa dengan tingkah laku pegawai PT Pertamina yang melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), Minggu (9/6/2019) malam lalu.

Berdasarkan informasi, tiga pegawai Pertamina tersebut sidak tanpa sebelumnya mengkonfirmasi ke manajemen SPBU. Pada saat bersamaan, karyawan tengah melakukan pengisian jeriken, tapi dilengkapi surat rekomendasi.

“Mereka (pegawai Pertamina) langsung mengambil foto, setelah itu langsung pergi, kami memanggilnya tapi tidak digubris. Mereka mengira kami melanggar, karena telah melakukan pengisian jeriken, tapi itu mempunyai surat rekomendasi,” kata sumber yang enggan disebutkan namanya.

Setelah kejadian tersebut, lanjutnya, Pertamina langsung memblokir SPBU Ahmad Yani dengan mengeluarkan surat teguran dan sanksi.

“Setelah sidak itu kami tidak lagi dikirimkan BBM (Bahan Bakar Minyak), setelah melakukan konfirmasi ke Pertamina ternyata SPBU kami diblokir hingga 10 Juli mendatang,” tuturnya.

Ia menambahkan, setelah pihak SPBU menerima surat sanksi tersebut, Pertamina mengarahkan kepada pemilik SPBU agar bisa membuat surat klarifikasi tentang dugaan pengisian jeriken tanpa rekomendasi.

“Setelah lami membuat surat klarifikasi dan melampirkan bukti surat rekomendasi pengisian jeriken, pihak Pertamina masih tetap tidak penggubris,” jelasnya.

Akibar dari pemblokiran ini, pihak SPBU mengalami kerugian termasuk berdampak kepada pekerja atau karyawan. (****)