oleh

KPU Sulsel Supervisi Rekap Makassar dan Gowa

Editor : Iskanto, Fahrullah, Penulis : Suryadi-HL, KPU-Bawaslu, Pemilu 2019, Politik-

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel terpaksa menjadwalkan ulang pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yang seharusnya selesai Minggu (12/5/2019) kemarin. Hal ini karena data dari KPU Kota Makassar dan Gowa belum tuntas. Akibatnya rekapitulasi diperpanjang hingga hingga 15 Mei (hari ini).

Divisi Umum KPU Sulsel, Asram Jaya mengatakan, KPU RI telah memberikan respon atas surat KPU Sulsel yang meminta perpanjangan waktu rekap tiga hari ke depan.

“KPU RI putuskan rekapitulasi suara tingkat Provinsi Sulsel diperpanjang 3 hari. Sebab tahapan rekap di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa belum juga rampung hingga detik-detik berakhirnya tahapan rekap di tingkat provinsi,” tuturnya.

Dalam surat tersebut, kata Asram, KPU RI juga meminta kepada KPU Sulsel untuk turun langsung melakukan supervisi dan pendampingan terhadap proses rekapitulasi di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa agar bisa rampung secepatnya.

“Langsung dari KPU RI, diinstruksikan untuk melakukan supervisi dan advokasi untuk dua kabupaten/kota itu (Gowa dan Makassar). Makanya kita akan supervisi dulu. Supervisinya dalam bentuk membantu proses rekap,” jelas Asram.

Ketua KPU Makassar Farid Wajdi mengatakan, pihaknya akan mengambil alih rekapitulasi tingkat Kecamatan Tamalate yang hingga saat ini belum juga selesai.
Diketahui, Kecamatan Tamalate satu-satunya dari 15 kecamatan di Makassar yang belum menyelesaikan rekapitulasi sejak dimulai pada 18 April lalu.

“Tamalate ada kendala masalah data sehingga harus ada sinkronisasi kembali. Mudah-mudahan cepat selesai,” ujar Farid.

Ia meminta PPK Tamalate menyelesaikan rekapitulasi secepatnya. Jika tidak, pihaknya sudah menyiapkan dua opsi. Pilihannya, diturunkan bantuan tenaga untuk membantu selesaikan rekap, atau lokasi rekapitulasi dipindahkan ke tempat rekapitulasi tingkat kota.