oleh

Belum Selesai Masalah RSUD, Kini Disdukcapil Jeneponto Kehabisan Blanko

Editor : Iskanto, Penulis : Jejeth-Jeneponto-

JENEPONTO, RAKYATSULSEL.CO – Belum selesai permasalahan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang, kini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diskucapil) Kabupaten Jeneponto kehabisan stok Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e -KTP ).

Dari informasi dihimpun, sejumlah masayarakat pemohon e – KTP kini terpaksa harus menunggu sampai beberapa hari kedepan untuk kembali mengurus.

Kasubag Pelayanan Pendaftaran Penduduk Diskucapil Jeneponto, Isnawati membenarkan hal tersebut adanya kekosongan blangko.

“Ini (Blangko) dalam keadaan kosong, semenjak selesai Pilcaleg,” katanya saat ditemui di kantor Diskucapil, Jalan Lingkar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Rabu, (15/5).

Dia menjelaskan kekosongan blangko diakibatkan terbatasnya ketersediaan di pemerintah pusat yang hanya memberikan sebanyak seribu blangko.

“Memang tidak ada, di Pusat juga terbatas karena cipnya bukan diproduksi di Indonesia. Terakhir pengambilan belangko akhir bulan 3, jumlahnya seribu,” kata dia.

Dia mengaku, pembuatan e KTP rata-rata 200 keping per hari dengan banyaknya pemohon mulai dari pindah datang, KTP pemula dan KTP hilang, “Kalau seribu itu biasa 4 sampai 3 hari habis,” lanjut dia.

Untuk antisipasi, pihaknya memberi Surat Keterangan (Suket) yang bentuknya berbeda dengan KTP namun memiliki fungsi yang sama.

“Suket dengan KTP. Dia cuma fisiknya yang beda tapi fungsinya sama. berlaku 6 bulan, tapi bisa diperpanjang,” pungkasnya.