oleh

Seminar dan Dialog, Ketua PKK Bantaeng Berkisah Tentang Audrey di Pontianak

Editor : Iskanto-Bantaeng, Daerah, Edukasi-

BANTAENG, RAKYATSULSEL.CO – DPD Pemuda Lira Kabupaten Bantaeng bekerja sama dengan PKK Bantaeng dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng menggelar seminar dan diskusi publik, di Balai Kartini, Bantaeng, Rabu, (10/4).

Kegiatan ini mengusung tema ‘Menata Generasi Melenial Menuju Bantaeng Cerdas Melalui Masa Remaja yang Bebas dari Pengaruh Pergaulan Bebas’. Ratusan peserta menghadiri kegiatan tersebut.

Mulai dari pelajar, ASN, Ibu – ibu PKK dan masyarakat Bantaeng. Ketua TP PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti Ilham yang membawa materi mengatakan, kecanggihan teknologi saat ini perlu dibarengi pendidikan dan akhlak yang baik.

“Kecanggihan tekhnologi yang tidak dibarengi pendidikan, saat ini membuat generasi muda cepat terkontaminasi hal – hal negatif,” kata dia.

Ibu empat anak ini berkisah tentang pengeroyokan siswi SMP Audrey (14) di pontianak. Audrey dikeroyok belasan siswi SMA.

“Tiga terduga pelaku kini telah diamankan. Namun setelah di kantor polisi, pelaku malah melakukan live di sosial medianya. Penyebabnya hanya karena asmara. Kami berharap ini juga dapat dijadikan pelajaran di Bantaeng. Semoga di Bantaeng tidak ada kejadian seperti ini, ” harapnya.

Hadir pula dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr. Andi Ihsan, Ketua Pemuda Lira Bantaeng, Yusdanar dan pemateri lainnya. (Jet)